a

Armadodi SE MM

Senin, 15 Desember 2014

Meningkatkan Traffic dan Menaikan Ranking Website Melalui Search Engine di Google

13 Cara Menaikan Google Ranking


Jika Anda memiliki produk yang bagus, mungkin tidak banyak orang yang tahu jika tidak dipromosikan. Entah melalui social media atau SEO.  Anda masih perlu untuk mendapatkan pelanggan ke website Anda – terutama jika Anda menjalankan e -commerce.
Di artikel ini,  terdapat 13 cara untuk menaikkan ranking di google, atau bisa kita sebut cara efektif menaikkan ranking melalui SEO. Berikut tips nya :
Google-Lights
Armadodi Gallery

1. Fokus pada Long Tail

Jika Anda membuat situs baru , pastinya sangat sulit untuk mengambil kata kunci populer dengan cepat. Akan lebih baik jika Anda menulis banyak artikel yang kualitas pada kata kunci yang sangat spesifik daripada mengejar keyword berpencarian banyak. Manfaat lain yang  didapat dari tetap fokus dengan long tail keyword adalah biasanya keyword-keyword tersebut dapat memberikan angka konversi lebih baik.

2. Konsisten

Semakin lama situs Anda berada di dalam niche bisnis Anda dan menghasilkan konten online kualitas, semakin besar pula kemungkinan Anda untuk keluar di hasil pencarian untuk semua kata kunci yang terkait. Memulai sebuah blog dan membuat banyak artikel adalah hal yang baik dan bagus, tetapi menjaga kegiatan tersebut selama bertahun-tahun akan berbeda dengan blog yang baru berusia sebulan ( atau seminggu ).

3. Optimalkan Artikel Anda

Ada tiga hal utama pada halaman web Anda yang harus dioptimalkan yaitu  : meta Title , description dan keyword. Ini adalah suatu hal yang sederhana dan dapat dilakukan ketika Anda menerbitkan sebuah konten pada situs Anda. Memang Anda pasti butuh waktu untuk melakukannya setiap mempublish artikel, tetapi manfaatnya besar.

4. Jangan Lupakan Tentang  Link Building ( yang etis )

Link building adalah dasar dari off-page untuk optimasi mesin pencari. Bagian yang terbaik adalah bahwa link bisa bebas Anda tempatkan di mana saja. Cobalah minta vendor, mitra, press, klien, almamater dan sumber lain yang kredibel sehingga Anda bisa menanamkan kata kunci (keyword) dan hyperlink kembali ke situs Anda untuk keyword yang Anda targetkan. Jika sumber Anda memiliki page rank tinggi, Anda akan melihat kenaikan peringkat Anda dalam waktu kurang dari dua bulan.

5. Gunakan Google Keyword Tool (sekarang google keyword planner)

Gunakan tool dari Google untuk mencari long tail keyword yang tidak kompetitif. Jika Anda berada di niche kompetitif, ini adalah cara yang bisa Anda mulai.

6. Berikan Value untuk Pembaca Anda

Jika ingin meningkatkan pencarian organik Anda dari search engine, content marketing  melalui guest posting adalah cara tercepat untuk membangun traffic yang besar. Anda perlu mengetahui bahwa content marketing  adalah tentang kualitas dan bukan kuantitas. Jika Anda memiliki konten yang jelek, orang tidak akan mau meluangkan waktu untuk membaca atau membaginya. Oleh karena itu, ketika menulis konten, cobalah untuk selalu bertanya pada diri sendiri apakah Anda (jika menjadi pembaca) akan meluangkan sepuluh menit untuk membacanya ? Apakah saya mau membaginya dengan orang lain ? Jika Anda pikir konten Anda jelek cobalah untuk mengeditnya kembali.

7. Jangan Coba-coba untuk Mengakali Google

Jika Anda mencoba mengakali Google mungkin itu akan berjalan untuk sementara, tetapi bukan strategi yang baik untuk jangka panjang. Untuk meningkatkan traffic pencarian organik, Anda harus menghasilkan konten papan atas yang relevan dengan apa yang mungkin dicari oleh user Anda. Periksa Google Keyword Tool / Google Keyword planner untuk memastikan Anda menggunakan keyword yang benar.

8. Pikirkan SEO sebagai Kesempatan untuk Menciptakan Value

SEO bukan permainan. Setidaknya itu bukan permainan yang bisa Anda menangkan dalam jangka panjang jika Anda menganggapnya sebagai permainan. Buatlah konten yang memiliki value dan Google akan menganggap artikel Anda layak dicari. Pengunjung lebih cenderung untuk berbagi konten yang mereka nikmati untuk dibaca dan akan berada di situs Anda lebih lama, sedangkan blogger, media dan orang-orang di industri Anda bisa menggunakan situs Anda sebagai referensi, yang berarti lebih banyak link organik.

9. Turunkan Bouncing Rate

Ada satu hal yang tidak disukai mesin pencari, yaitu tingkat bouncing yang tinggi. Periksa kata kunci Anda, dan cobalah mengoptimalkan halaman tersebut untuk mengurangi tingkat bouncing Anda. Search engine akan mencintai Anda untuk hal tersebut.

10. Menghasilkan Konten berkualitas

Search engine akan memberikan reward kepada orang-orang dan perusahaan yang membuat konten berkualitas tinggi dan konsisten dalam melakukannya. Hal-hal seperti author rank di Google+ akan memiliki pengaruh besar pada hasil pencarian organik. Cobalah untuk tidak hanya membuat konten dan mempublikasikannya secara online, tetapi juga untuk dapat memaksimalkan nilai dari konten tersebut sehingga bisa didistribusikan dengan baik di seluruh channel distribusi dan memiliki kesempatan untuk menjadi viral.

11. Membuat Blog Perusahaan untuk Meningkatkan Traffic SEO

SEO adalah raja di lalu lintas pencarian organik. Semakin banyak keyword yang populer dalam niche Anda, semakin banyak juga pencarian organik yang mengarah ke situs Anda. Ini termasuk terlalu banyak teks pada halaman utama situs Anda yang bisa saja dapat membahayakan situs Anda daripada membuatnya menjadi baik. Hal ini juga dapat membuat konsumen kesulitan untuk menemukan informasi yang mereka inginkan. Daripada menghapusnya dari situs Anda, cobalah untuk memulai sebuah blog terpisah sebagai pekerjaan SEO tambahan. Gunakan blog untuk menulis tentang niche Anda, apakah itu konstruksi, kecantikan atau hiburan. Cobalah untuk melakukan penelitian kata kunci untuk mengetahui frasa yang sedang tren dalam industri Anda dan masukkan mereka dalam posting blog.

12. Berkolaborasi dengan industry experts sebagai daya ungkit (leverage)

Semua orang suka opini dari ahli. Anda akan terkejut betapa mudahnya Anda bisa meyakinkan para pemimpin industri untuk berkontribusi dalam membuat guest posting ke blog Anda. Mereka akan memiliki pembaca mereka sendiri, dan orang-orang akan menjadi akrab dengan merek Anda. Para industry expert cenderung menghasilkan konten yang memiliki value yang akan menarik bagi user dan pembaca yang ada.

13 . Buat sebuah Komunitas

Menjawab pertanyaan-pertanyaan dari komunitas Anda sangat penting untuk meningkatkan lalu lintas website Anda dari Google. Anda harus menjadi brand yang terpercaya di niche Anda. Jika komunitas banyak mengajukan pertanyaan, tentunya proses tanya jawab tersebut akan memberikan konten berkualitas tinggi, berharga dan berguna. Google sangat memperhatikan hal ini. Bila Anda memberikan jawaban atas pertanyaan komunitas Anda, Google akan meningkatkan peringkat situs Anda. Anda tentu juga menciptakan loyalitas dalam komunitas Anda dan peringkat yang baik di Google pada waktu yang sama. Itu adalah situasi yang memberikan win- win solution.
 Sumber : SeoTerpadu

Senin, 08 Desember 2014

Dialog seorang Dosen Dengan Mahasiswanya.

Armadodi Gallery
Correct : Maaf Dosenya lagi gak pegang Gelas

Seorang dosen memulai kuliah dengan memegang sebuah gelas berisi air.

“kira-kira berapa berat gelas ini ?” Tanya nya pada para mahasiswa sambil mengangkat gelas tersebut pada posisi agak tinggi hingga seluruh mahasiswa dalam ruangan bisa melihatnya. 

“50 gram..100 gram..150 gram..entahlah” jawab seorang mahasiswa “well, kita takkan tahu jika tak menimbang nya” jawab sang dosen diiringi tawa kecil para mahasiswa

“pertanyaan nya adalah apa yang akan terjadi kalau saya mengangkat gelas ini selama 3 menit?” lanjutnya

“tidak akan terjadi apa-apa” kali ini jawaban seorang mahasiswa terdengar sangat meyakinkan Dosen tersebut masih melanjutkan “kalau saya mengangkatnya selama sejam”

“wah..tangan anda akan keram prof” jawab si mahasiswa

“bagaimana kalau aku mengangkatnya seharian?” Tanya sang dosen belum puas

“entahlah, mungkin tangan anda akan mati rasa, beberapa otot akan terluka mungkin juga lumpuh. Dan yang jelas anda harus dibawa kerumah sakit ” seisi ruangan tertawa
“betul sekali, lantas apakah berat gelas ini akan berubah?”

“tidak prof”

“lalu apa yang harus saya lakukan supaya hal-hal buruk diatas tak perlu terjadi?”sang dosen terus bertanya

“anda tak boleh lupa untuk meletakkan gelasnya”

“persis, jangan mengangkat gelasnya terlalu lama”

Masalah hidup layaknya gelas tadi, semakin lama kita bawa, semakin lama kita akan terbebani, semakin menderita pula kita pada akhirnya. Bobot masalah takkan berubah sedikitpun hanya kita begitu lama dan dalam memikirkannya. Benar bahwa setiap masalah memang harus difikirkan untuk dicari solusinya, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita mempercayakan semua pada Allah, bahwa ditanganNya lah segala kuasa. Dia yang mengatur alam semesta, menjaga keseimbangan bumi, sangat mustahil jika Dia lupa memberi kita jalan keluar. 

“Dialah yang telah menurunkan keterangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka ( yang telah ada ). Dan milik Allah-lah bala tentara langit dan bumi, dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana” (Qs. Al Fath : 4)

Ketenangan hati adalah bukti kuatnya iman, sebaliknya kita harus hati-hati saat dilanda terlalu banyak kegelisahan, seolah masalah kita sangat besar, hingga merasa sebagai manusia paling menderita. Karena bisa jadi saat itu iman kita berada di titik nadir hingga syaithan leluasa menggoda.

✊ Hiduplah dengan semangat pemburu syurga, niscaya takkan ada masalah yang terlalu berat terasa. 

Biar TERSENGAT (TerSenyum dan Tetap Semangat)
😊😊😊😊😊😊

*Diterjemahkan dari Islamic Thinking, dengan berbagai penyesuaian*

Minggu, 07 Desember 2014

KISAH SECANGKIR KOPI


Oleh : Ust. Abdullah zaen)
-------------------------------------

Armadodi Gallery


Suatu hari di sebuah universitas terkenal. Sekelompok alumnus bertamu di rumah dosen senior, setelah bertahun-tahun mereka lulus. Setelah mereka semua menggapai kesuksesan kedudukan yang tinggi serta kemapanan ekonomi dan sosial. Setelah saling menyapa dan berbasa basi, masing-masing mereka mulai mengeluhkan pekerjaannya. Jadwal yang begitu padat, tugas yang menumpuk dan banyak beban lainnya yang seringkali membuat mereka stress. Sejenak sang dosen masuk ke dalam.  Beberapa saat kemudian, beliau keluar sambil membawa nampan di atasnya teko besar  berisikan kopi dan berbagai jenis cangkir. Ada cangkir-cangkir keramik tiongkok yang mewah. Cangkir-cangkir kristal. Cangkir-cangkir melamin. Dan cangkir cangkir plastik. Sebagian cangkir tersebut luar biasa indahnya.Ukirannya, warnanya dan harganya yang waahh. Namun  ada juga cangkir plastik yang biasanya berada di rumah orang-orang yang amat miskin. Sang dosen berkata, “Silahkan.. masing-masing menuangkan kopinya sendiri”. Setelah setiap mahasiswa memegang cangkirnya, sang dosen berkata, “Tidakkah kalian perhatikan bahwa hanya cangkir-cangkir mewah saja yang kalian pilih? Kalian enggan mengambil cangkir-cangkir yang biasa?

Manusiawi sebenarnya, saat masing-masing dari kalian berusaha mendapatkan yang paling istimewa. Namun seringkali itulah yang membuat kalian menjadi gelisah dan stress. Sejatinya yang kalian butuhkan adalah kopi, bukan cangkirnya. Akan tetapi kalian tergiur dengan cangkir-cangkir yang mewah. Terus perhatikanlah, setelah masing-masing kalian memegang cangkir tersebut, kalian akan terus berusaha mencermati cangkir yang dipegang orang lain!. Andaikan kehidupan adalah kopi, maka pekerjaan, harta dan kedudukan sosial adalah cangkir-cangkirnya. Jadi, hal-hal itu hanyalah perkakas yang membungkus kehidupan. Adapun kehidupan (kopi) itu sendiri, ya tetap itu-itu saja, tidak berubah. Saat konsentrasi kita tersedot kepada cangkir, maka saat itu pula kita akan kehilangan kesempatan untuk menikmati kopi. Karena itu kunasehatkan pada kalian, jangan terlalu memperhatikan cangkir, akan tetapi nikmatilah kopinya…”. Sejatinya, inilah penyakit yang diderita manusia. Banyak orang yang tidak bersyukur kepada Allah atas apa yang ia miliki, setinggi apapun kesuksesannya. Sebab ia selalu membandingkannya dengan apa yang dimiliki orang lain. Setelah menikah dengan seorang wanita cantik yang berakhlak mulia, ia selalu berfikir bahwa orang lain menikah dengan wanita yang lebih istimewa dari istrinya. Sudah tinggal di rumah sendiri, namun selalu membayangkan bahwa orang lain rumahnya lebih mewah dari rumah sendiri. Ia bukannya menikmati kehidupannya beserta istri dan anak-anaknya.Tapi justru selalu memikirkan apa yang dimiliki orang lain, seraya berkata, “Aku belum punya apa yang mereka punya”.

📚 Rasulullah shallallahu’ala
ihiwasallam mengingatkan,

" ﻣَﻦْ ﺃَﺻْﺒَﺢَ ﻣِﻨْﻜُﻢْ ﺁﻣِﻨًﺎ ﻓِﻲ ﺳِﺮْﺑِﻪِ، ﻣُﻌَﺎﻓًﻰ ﻓِﻲ ﺟَﺴَﺪِﻩِ، ﻋِﻨْﺪَﻩُ
ﻗُﻮﺕُ ﻳَﻮْﻣِﻪِ؛ ﻓَﻜَﺄَﻧَّﻤَﺎ ﺣِﻴﺰَﺕْ ﻟَﻪُ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ "

"Barang siapa yang melewati harinya dengan perasaan aman dalam rumahnya, sehat badannya dan memiliki makanan untuk hari itu; seakan-akan ia telah memiliki dunia seisinya". (HR. Tirmidzi dan dinilai hasan oleh al-Albani).

✒ Seorang bijak berpetuah,

“Alangkah anehnya kebanyakan manusia! Mereka korbankan kesehatan untuk mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya. Setelah terkumpul, gantian mereka gunakan harta tersebut untuk mengembalikan kesehatannya yang telah hilang!

Mereka selalu gelisah memikirkan masa depan, namun melupakan hari ini. Akibatnya, mereka tidak menikmati hari ini dan tidak pula hidup di masa datang. Mereka senantiasa melihat apa yang dimiliki orang lain, namun tidak pernah melihat apa yang dimilikinya sendiri. Akibatnya, ia tidak bisa meraih apa yang dimiliki orang lain dan tidak pula bisa menikmati milik sendiri. Mereka diciptakan untuk satu tujuan, yakni beribadah. Dunia diciptakan untuk mereka gunakan sebagai sarana beribadah. Namun justru sarana tersebut malah melalaikan mereka dari tujuan utama”. Maka, mari kita nikmati kopi kehidupan tersebut, apapun cangkirnya…

ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﻗَﺎﻝَ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ
ﺍﻧْﻈُﺮُﻭﺍ ﺇِﻟَﻰ ﻣَﻦْ ﻫُﻮَ ﺃَﺳْﻔَﻞَ ﻣِﻨْﻜُﻢْ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﻨْﻈُﺮُﻭﺍ ﺇِﻟَﻰ ﻣَﻦْ ﻫُﻮَ
ﻓَﻮْﻗَﻜُﻢْ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﺃَﺟْﺪَﺭُ ﺃَﻥْ ﻟَﺎ ﺗَﺰْﺩَﺭُﻭﺍ ﻧِﻌْﻤَﺔَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢ

dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Lihatlah orang yang ada di bawah dari kalian, jangan melihat yang ada di atas kalian, karena yang demikian lebih mendorong untuk tidak mengurangi nikmat Allah atasmu"

Kamis, 04 Desember 2014

Assessment Center + Individual Development Plan = Great Talent Management.


Salah satu kunci kegemilangan sebuah organisasi bisa diukur dari cara mereka mendidik serta mengembangkan level kompetensi calon-calon manajer kunci yang akan meneruskan laju kinerja organisasi.

Dan salah satu tool yang amat ampuh dalam pemekaran kompetensi para calon manajer adalah via mekanisme assessment center, yang kemudian hasilnya ditindaklanjuti dengan serangkaian implementasi development action plan yang sistematis.

Pagi ini kita akan coba mengulik bagaimana impak dramatis kegiatan assessment center dan individual development plan dalam melejitkan kegemilangan kinerja organisasi.

Seperti yang pernah kita ulas disini, Assessment Center merupakan salah satu tool untuk melacak tingkat kompetensi kita, khususnya dalam area kompetensi manajerial (seperti interpersonal skills, teamwork, leadership dan strategic thinking skills).

Melalui serangkaian tes seperti behavior-based interview, case analysis, in-basket exercise, presentation dan focused group discussion, metode Assessment Center berupaya untuk secara obyektif mengukur tingkat kompetensi manajerial kita.

Berdasar riset-riset empiris yang dilakukan, validitas kegiatan assessment center relatif tinggi. Akurasi tool ini dalam memprediksi kinerja masa depan calon manajer mencapai angka 90%. Itulah kenapa sejumlah perusahaan dan organisasi yang memiliki size yang relatif besar (seperti bank) rata-rata memiliki “in-house assessment center” sendiri.

Assessment center menjadi penting sebab dengannya kita mampu memetakan jejak kompetensi para key employees dalam perusahaan/organisasi. Tanpa peta yang jelas mengenai skala kompetensi para manajer kunci yang dimiliki, bagaimana sebuah perusahaan bisa menebak kinerja bisnisnya di masa mendatang?

Namun langkah yang juga krusial adalah ini : setelah hasil assessmet center diketahui, dan peta kompetensi karyawan kunci telah diringkus; so what’s next?

Disitulah lalu kita mengenal skema Individual Development Plan. Skema ini mencoba mendedahkan serangkaian development actions yang layak dibungkus untuk melentingkan level kompetensi kita. Dari mana sumber penyusunannya? Ya dari hasil Assessment Center Test yang tadi sudah dilakoni.

Begitulah, dalam Development Plan itu disusun sejumlah aksi nyata untuk kian melejitkan kompetensi para manajer (baik untuk area yang sudah kuat ataupun pada area yang need further improvement). Misal : melalui kegiatan mentoring, self study, penugasan dalam projek-projek khusus, ataupun dalam serangkaian seminar/workshop yang relevan. Durasi Development Plan biasanya antara 6 hingga 12 bulan.

Problem yang saya jumpai di sejumlah organisasi : Individual Development Plan (IDP) itu jarang ada yang dipantau dengan sungguh-sungguh. Para pengelola SDM-nya sering kehabisan energi dan sumber daya untuk melacak pelaksanaan IDP.

Padahal implementasi Development Plan itu adalah kunci : sebab inilah sejatinya pilar penting untuk menindaklanjuti hasil assessment center. Kombinasi hasil assessment center + implementasi development plan yang sistematis adalah ramuan ampuh untuk melejitkan kinerja human capital (dan kombinasi itu tidak boleh dihilangkan salah satunya).

Dalam aspek pemantauan Development Plan ini, mungkin kita bisa menengok pengalaman yang dilakukan oleh RAPP (Riau Andalan Pulp and Paper) perusahaan yang memproduksi kertas premium PaperOne.

Kebetulan, dua minggu lalu saya berkesempatan datang kesana dan bertemu dengan para pengelola April Learning Center (semacam corporate university-nya RAPP). Salah satu hal menarik disini adalah : selain memiliki fasilitas assessment center secara mandiri; mereka juga dengan tekun memantau implementasi Development Plan yang disusun.

Bahkan salah satu key performance indicators (KPI) yang mereka punyai adalah persentase Development Plan yang ter-implementasi sesuai rencana. Dengan KPI ini maka kegagalan dalam implementasi Employee Development Plan juga akan menjadi tanggung jawab mereka.
Selain tekun melakukan pemantauan implementasi Development Plan, para pengelola April Learning Center ini juga secara berkala mengukur efektivitas Plan yang telah di-implementasikan : apakah serangkaian program pengembangan ini benar-benar memberikan dampak bagi peningkatkan kinerja dan kompetensi karyawannya.

Saya kira, pelan-pelan semua organisasi bisnis di tanah air harus juga melakukan langkah seperti itu : sistematis dalam menyusun Development Plan (hasil dari assessment center), dan juga gigih dalam memastikan bahwa Development Plan itu di-implementasikan secara konkrit (dan bisa memberikan value berharga bagi pengembangan mutu SDM).

Sebab pada akhirnya kita percaya : Great Organizations will always be managed by Great People.

Download dua set lengkap instrumen Assessment Center DISINI.

- See more at: http://strategimanajemen.net/2013/09/22/assessment-center-and-individual-development-plan-for-great-talent-management/#more-1346

Dialog Profesor Sekuler Dengan Mahasiswanya.

Anak Yang Cerdas


Profesor: "Apakah Allah menciptakan segala yg ada?

"Mahasiswa  : "Betul, Dia pencipta segalanya.

"Profesor : "Jika Allah menciptakan segalanya, berarti Allah juga menciptakan kejahatan. "(Semua terdiam,kesulitan menjawab hipotesis profesor itu) Tiba², suara seorang mahasiswa yg lain memecah kesunyian.

Mahasiswa : "Prof, saya ingin bertanya, apakah dingin itu ada?

"Profesor : "Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja, dingin itu ada.

"Mahasiswa : "Prof dingin itu tidak ada, menurut hukum fisika, yg kita anggap dingin sebenarnya adalah ketiadaan panas. Suhu -460 derajat Fahrenheit adalah ketiadaan panas sama sekali. Semua partikel menjadi diam, tidak bisa bereaksi pd suhu tsb. Kita menciptakan kata 'dingin' untuk mengungkapkan ketiadaan panas. Selanjutnya, apakah gelap itu ada?

"Profesor: "Tentu saja ada!

"Mahasiswa: "Anda salah, Prof! Gelap jg tidak ada. Gelap adalah keadaan di mana tiada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari,sedangkan gelap tidak bisa. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk mengurai cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari panjang gelombang stiap warna. Tapi, Anda tidak bisa mengukur gelap,seberapa gelap suatu ruangan diukur melalui berapa besar intensitas cahaya di ruangan itu. Kata 'gelap' dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan cahaya. Jadi, apakah kejahatan itu ada?

"Profesor mulai bimbang, tapi menjawab: "Tentu saja ada.

"Mahasiswa : "Sekali lagi anda salah, Prof kejahatan itu tidak ada, Allah tidak menciptakan kejahatan. Seperti dingin dan gelap, 'kejahatan' adalah kata yg dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan Allah dalam dirinya. Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Allah dalam hati manusia.

"Profesor terpaku dan terdiam! Dosa terjadi karena manusia lupa hadirkan Allah dalam hatinya..Hadirkan Allah dalam hati pada setiap saat, maka akan selamat..Itulah IMAN.. Dosa lahir saat IMAN tidak berada dalam hati...

Rabu, 03 Desember 2014

Riset Manajemen SDM Yang Mengguncang Dunia

Palarai Damam
Investasi Masa Depan 

Sebuah temuan riset yang mengguncang baru-baru ini dirilis oleh tim peneliti dari Harvard Medical School. Riset itu berlangsung lebih dari 40 tahun lamanya. Ya, responden penelitian itu dipantau terus hingga puluhan tahun lamanya. Riset itu mau melacak beragam variabel penentu kesuksesan orang – baik dari sisi finansial, kesehatan dan kebahagiaan.

Ada satu variabel temuan yang dengan sangat akurat bisa mempredikasi keberhasilan anak-anak : tingkat keberhasilan, kesehatan dan kebahagiaan apa yang akan dialami anak itu 40 tahun kemudian. Di pagi ini kita akan membongkar rahasia kunci dari hasil riset yang berlangsung puluhan tahun itu. Riset yang berlangsung puluhan tahun itu telah berhasil menemukan beragam variabel yang mempengaruhi tingkat keberhasilan seseorang. Namun ada satu variabel kunci yang amat mencolok perannya dalam memprediksi tingkat keberhasilan responden : yakni tingkat kedekatan dan kehangatan seseorang dengan ibunya saat ia masih kecil.
Dengan kata lain, tingkat relasi dan kehangatan anak dengan ibunya saat masih kecil, merupakan variabel kunci penentu keberhasilan anak tersebut 40 tahun kemudian. Terbukti sudah, bahwa relasi anak-anak saat masih kecil dengan ibunya benar-benar berdampak signifikan hingga puluhan tahun ke depan dalam pembentukan sejarah hidup anak tersebut. Apa implikasi dari temuan riset tim Harvard Medical School itu? Bagi mbak-mbak calon ibu dan juga ibu yang sudah punya anak-anak kecil – dan selama ini bekerja secara full time di kantor; hasil riset itu menghadirkan pertanyaan reflektif. Apakah ibu-ibu yang bekerja full time di kantor itu masih punya waktu berkualitas untuk membangun relasi yang intim dan hangat dengan anak-anaknya (terutama yang masih berusia dibawah 10 tahun)?

Harus diakui dengan cukup pahit : waktu untuk bekerja di kantor sekarang kian menyita waktu (juga karena jalanan yang makin crowded). Pergi mulai dari jam 6 pagi (kalau Anda tinggal di Bekasi, mungkin harus lebih pagi lagi). Lalu pulang di rumah jam 6 petang, kadang lebih. Begitu terus tiap hari selama 5 kali seminggu. Jalanan yang macet juga membuat energi sudah habis di jalanan. Alhasil, anak-anak kecil yang masih di rumah jarang lagi mendapatkan kehangatan dari sang ibu. Anak-anak itu mungkin jadi lebih dekat dengan mbak-mbak asisten rumah tangga atau dengan baby sitter-nya. Ibu-ibu tangguh yang bekerja full time itu lalu menghadapi dilema : bagaimana menyeimbangkan prioritas antara work and family, antara tugas kantor dengan mengasuh anak-anaknya yang masih kecil (apalagi yang masih perlu ASI). Sebab ingat : temuan riset Harvard tadi menyebut, tingkat kedekatan anak dan sang ibu akan amat menentukan nasib dan sejarah anak itu 40 tahun kemudian.

Ada dua solusi yang bisa diberikan oleh kantor (perusahaan) yang menyediakan pekerjaan bagi para ibu.

Solusi # 1 : Perusahaan atau kantor tempat bekerja selayaknya menyediakan fasilitas nursing care dan child care yang lengkap dan memadai. Syukur disediakan juga pengasuh anak yang diberikan secara gratis oleh perusahaan (praktek seperti ini lazim di berbagai perusahaan di manca negara). Dengan fasilitas nursing and child care, ibu-ibu karyawati yang punya anak kecil (atau balita) bisa sesekali membawa anaknya ke kantor (dengan itu ia masih bisa tetap menjalin relasi yang cukup dekat dengan anak-anaknya). But you know what? 99% lebih perusahaan di Indonesia TIDAK menyediakan nursing and child care buat karyawatinya yang punya anak balita. Bahkan perusahaan mapan seperti Astra, Bank BCA, Adira, hingga organisasi besar seperti Bank Indonesia tidak punya fasilitas nursing/child care yang modern dan lengkap. Ini ironis. Banyak perusahaan menuntut karyawatinya untuk produktif dan loyal. Namun saat diminta menyediakan fasilitas basic yang bagus (seperti nursing/child care), mereka ogah. Kalau begini, sana gih, perusahaannya pindah saja ke Zimbabwe atau Kongo. Now, ask yourself : apakah kantor tempat Anda bekerja sudah menyediakan fasilitas nursing and child care yang modern dan dilengkapi dengan kamera CCTV (sehingga ibu-ibu bisa memantau mobilitas anak-anak kecilnya hanya melalui layar smartphone)?

Solusi # 2 : Sediakan kebijakan teleworking bagi ibu-ibu yang kebetulan masih punya anak kecil dan balita. Teleworking kita tahu, adalah kebijakan yang membolehkan karyawan untuk bekerja dari rumah. Sekarang kita sudah hidup di jaman digital. Amat banyak pekerjaan di kantor yang sebenarnya bisa diselesaikan dari rumah, sepanjang ada koneksi internet. Survey juga menunjukkan, sepanjang ada target kinerja yang jelas maka kebijakan teleworking justru makin meningkatkan produktivitas karyawannya. Kebijakan ini tentu juga amat membantu mengurangi kemacetan di jalanan. Dengan kebijakan teleworking, ibu-ibu yang masih punya balita bisa bekerja dari rumah setiap 2 hari seminggu. Dengan demikian ibu-ibu muda (yang cantik dan tangguh) ini bisa menghemat waktu 2 – 3 jam perjalanan PP ke kantor yang hanya habis di jalanan (kalau rumahnya di Bekasi malah bisa 4 jam pulang pergi, itupun kalau naik roket  ). Waktu 3 – 4 jam yang sia-sia di jalanan jauh lebih berharga untuk dihabiskan dengan sang buah hati di rumah. Demi membangun relasi yang hangat dan berkualitas. Namun kembali, lansekap perusahaan di tanah air punya warna kelam dalam soal kebijakan teleworking. Nyaris tidak ada satu pun perusahaan swasta nasional dan BUMN di tanah air yang merilis kebijakan teleworking bagi para karyawatinya. Ajaib.

Manajer dan Direktur HRD di perusahaan-perusahaan besar itu mungkin sudah menggunakan smartphone atau tablet tercanggih di sakunya. Namun sayang, dalam soal kebijakan teleworking, pola pikir mereka masih primitif. Purbakala.

DEMIKIANLAH, dua solusi yang layak diperhatikan dan diterapkan oleh para pengelola SDM di berbagai perusahaan dan kantor. Anda yang berperan sebagai ibu atau calon ibu harus mendorong manajemen kantor Anda untuk menerapkan dua solusi diatas. Sebab dengan itu ibu-ibu muda yang tangguh itu – yang rela bekerja full time demi tambahan nafkah – masih bisa punya waktu berkualitas dengan sang buah hatinya di rumah. Ya, agar anak-anak yang masih kecil itu bisa tumbuh dalam kehangatan ibundanya. Demi masa depan anak-anak. Demi hidup dan sejarah mereka 40 tahun kemudian.

Dikutip dari: Satu Rahasia Kunci yang Akan Menebak Kesuksesan Anak Anda 40 Tahun Kemudian | Blog Strategi + Manajemen -http://strategimanajemen.net/2014/12/01/satu-rahasia-kunci-yang-akan-menebak-kesuksesan-anak-anda-40-tahun-kemudian/

Manfaat Kesedihan

Emak Bersedih.....


Setiap hari kita selalu berusaha untuk mendapatkan kebahagiaan. Namun obsesi untuk bahagia itu tidak jarang justru membuat kita menjadi bersedih. Di saat kita merasakan kesedihan, cobalah untuk mengizinkan diri untuk menikmatinya. "Jangan bersedih karena kita sedih", cobalah untuk mencerna hikmahnya. Ada banyak alasan mengapa kita perlu mengizinkan diri untuk merasakan kesedihan.

1. Orang yang tengah merasakan kesedihan cenderung lebih bisa bersikap empati, tidak egois, dan menjadi pendengar yang baik.

2. Orang yang tengah sedih cenderung lebih bisa memahami kelemahan dan kekurangan dirinya. Ini penting untuk pintu introspeksi bagi upaya perbaikan diri.

3. Kesedihan membuat seseorang berpikir lebih mendalam, merasa memerlukan nasehat dan bimbingan orang lain, dan lebih bisa menerima banyak masukan.

4. Kesedihan membantu seseorang untuk mengenali apa yang penting dan apa yang tidak penting dalam kehidupan, sehingga bisa membuat prioritas dengan lebih benar.
5. Kesedihan adalah penyeimbang dalam kehidupan seseorang. Kebahagiaan hakiki akan dirasakan oleh orang yang pernah merasakan kesedihan.

6. Kesedihan memberi kesempatan bagi seseorang untuk bersikap lebih dewasa dan matang dalam kejiwaan. Ia akan menjadi lebih kuat dalam menghadapi benturan dalam kehidupan.

7. Rasa sedih memberikan ruang bagi kepribadian untuk berkembang. Kepribadian yang terus menerus berkembang dalam kebaikan, menjadi salah satu kunci sukses dalam kehidupan.

8. Kesedihan adalah sarana untuk lebih mendekat kepada Allah, memperbanyak amal ibadah, taubat, dzikir dan semakin taat kepada-Nya.

9. Kesedihan bisa menghilangkan sifat keangkuhan dan kesombongan. Banyak orang berusaha melawan kesedihan namun justru membuat mereka menjadi tidak rendah hati (tawadhu').

10. Kesedihan membantu seseorang lebih mengenali dirinya. Mengenali sisi-sisi emosinya, dan berusaha untuk mengendalikannya secara positif.

Jika kesedihan memiliki banyak sisi kemanfaatan, maka berikan ruang dalam diri kita untuk merasakannya. 
Semoga kita mendapat banyak kebaikan darinya.


Sepuluh Manfaat Kesedihan

Oleh : Cahyadi Takariawan

Pengikut

Padang Panjang

WELCOME TO PADANG PANJANG CITYLah pandai mimin bahaso Inggerih kiro e, aa sanak di Padang Panjang marapeklah mari sanak

Dikirim oleh Video Seputar Minang pada 19 Maret 2016